S2:Chapter 5:Rival Has A Fallen
Setelah jam kerja selesai Agung langsung menuju ke rumah untuk persiapan gelud di lapangan.
"Saatnya pergi untuk ngabisin nyawanya si orang brengsek."Ucap Agung.
Tengah malam sudah lewat tapi Agung tidak melihat Morris.
"Dimana tuh si kampret katanya ngajak gelud tapi kagak dateng,huh dasar banci."Gumam Agung.
Pada saat menunggu orang tersebut ia dikejutkan dengan serangan pukulan dari belakang dengan sigap Agung menangkis pukulan tersebut.
"Hmmm rupanya kau bisa menangkis pukulanku njing."Ucap Morris.
"Pukulanmu seperti nyamuk menggigit kulitku."Ejek Agung.
"Apa,dasar bajingan sialan."Ucap Morris sembari mengarahkan pukulannya ke Agung.
Agung langsung melakukan tendangan ala di film karate kid,Morris langsung terpental dan tersungkur ke tanah.
"Sodaranya Mad Dog loe lawan,mokat kan loe."Ucap Agung.
Morris langsung bangun"Aku tidak akan kalah dasar sialan Creation Of The Sword!"Teriak dia sembari mengucapkan mantranya.
"Beraninya kau mengeluarkan pedang,baiklah aku akan meladenimu tuan kulit putih."Ucap Agung.
Morris langsung berlari dan melompat sambil mengayunkan pedangnya"Mati kau bangsat."Ucap dia.
Agung hanya tersenyum dan memutar badannya dan melakukan tendangannya dengan sekuat tenaga alhasil Agung berhasil menangkis serangan tersebut sehingga pedang yang Morris gunakan hancur berkeping-kepung sehingga kepingan pedang tersebut mengenai mukanya Morris.
"Aaarrrrrrgggghhhhh mukaku!"Erangan kesakiktan Morris yang tak tertahankan sambil menutup mukanya yang di penuhi darah.
"Akhirnya kau menyerah juga brengsek,nih gw kasih bonus."Ucap Agung sambil menendang pelipisnya Morris.
Agung meninggalkan Morris yang pingsan itu dan pulang ke rumahnya.
00:30 malam ia sampai di rumah dengan cepat dan mengendap-ngendap ke kamarnya dan tidur dengan nyenyak.
Bersambung di Chapter 6:The Iron Leg
Comments
Post a Comment