First Mission:The Intruder
Mereka sudah sampai di alamat yang dimaksudkan Erika.Theo membuka rumah tersebut dengan kunci yang ia dapatkan.
"Ayo kita masuk."Ajak Theo.
"Baiklah."Jawab Bayu.
Theo dan Bayu masuk ke rumah tersebut dan mencari berkas Black Government.
"Theo menurutmu orang ini adalah anggota Black Government?"Tanya Bayu.
"Mungkin."Jawab Theo.
"Nih bawalah barangku"
"Baiklah."Jawab Bayu.
"Senjata pistol Glock 45"
Tak lama kemudian datanglah orang orang berjubah serba hitam.
"Theo orang-orang Black Government datang."Ucap Bayu.
"Kau tahu apa yang kau lakukan pada saat ada penyusup?"tanya Theo.
"Saya mengerti Theo."Jawab Bayu.
Dor!Dor!Dor suara tembakan beruntun mengenai tiga orang sekaligus.
"Ambush stop him."Ucap salah seorang dari pria berjubah tersebut.
"Yes sir."Jawab serentak.
Ratatatatatata!suara tembakan tersebut hampir mengenai Bayu.
"Dasar Bedebah tengik mereka memiliki M4A1 Costum."
"Theo bagaimana ini mereka membawa senjata yang bagus?"tanya Bayu.
"Ambillah senjata di tasku."Perintah Theo.
"Kau bercanda ini MG4."Puji Bayu.
Bayu pun meraih senjata tersebut dan menembaki orang orang tersebut.
Cklak!Ratatatatatata!"baru pertama kali aku memakai MG 4."Ucap Bayu.
5 orang tewas terkena tembakan Bayu tersisa 3 orang.
"Ayo kita pergi Bayu."Ajak Theo.
Bayu mengikuti Theo dan Theo juga menembaki orang-orang yang tersisa.
Dor!Dor!Dor suara tembakan beruntun dari Theo mengenai kepala prajurit Black Government.Theo langsung masuk mobil diikuti Bayu.Theo langsung melarikan diri.
"Oh tidak kita dikejar prajurit Black Government."Ucap Bayu.
"Lha terus kau liatin aja tembakin lah orang-orang tersebut."perintah Theo.
"Sebaiknya kau tembak ban mobil tersebut agar kehilangan kendali."
"Baiklah Theo."Ucap Theo.
Bayu pun mengincar ban mobil dan menembaki ban mobil.
Ratatatata!suara tembakan berasal dari senjata Bayu dan mengenai ban mobil tersebut sehingga lepas kendali.
"Yes 2 mobil jatuh kurang 3 mobil."Ucap Bayu.
Bayu menembaki lagi mobil-mobil tersebut dan mereka akhirnya jatuh juga.
"Kayaknya itu mobil terakhir,oh ya aku lupa membawa tasmu Theo."Ucap Bayu.
"Tak masalah yang terpenting kita mendapatkan berkasnya."Ucap Theo.
Theo dan Bayu pulang ke rumah Erika.
Jam 00:30 tengah malam rumah Erika.
"Aku pulang Erika."Ucap Theo.
"Kau sudah pulang ya,bagaimana berkasnya apa kau sudah bawa?"Tanya Erika.
"Ada."Jawab Theo sambil meyodorkan berkasnya.
Erika pun membuka berkasnya dan menyuruh Theo untuk pulang.
01:00 Kebon Jeruk,Jakarta Selatan.
Theo pun masuk ke rumah bergegas ke atas untuk beristirahat.
"Tidak ada satu seorang pun."Ucap Theo.
"Baiklah aku kunci dulu rumahnya setelah itu tidur."
Theo turun dari atas dan mengunci rumah setelah itu tidur.
Jam 03:00
Dring Dring Dring! Suara hp Theo berbunyi dan Theo mengangkat hp dengan mata sayup-sayup.
"Ada apa baru jam segini kok nelpon sih."Ucap Theo.
"Theo kau harus persiapan."Panik Nitocris.
"Persiapan apa?"tanya Theo.
"Halo halo halo,sial diputus"
Ratatatata!Pyarr! Suara tersebut mengkagetkan dan berlindung di balik sofa,sontak Theo mengambil senjata dibalik sofa yang tak lain adalah senjata M4A21 ACOG Sight.Theo dengan sergap menembaki prajurit Black Government.
Cklik!Ratatatatata! Theo membalas tembakan dan dia mengenai salah satu seorang dan prajurit tersebut membalas tembakan dari Theo baku tembak yang tak terelakan antara Theo dengan prajurit Black Government.Theo langsung mengambil earphone di meja dan langsung memanggil teman-temanya.
"Caster aku perlu kau,dimana saja kau?"tanya Theo.
"Bertahanlah Theo aku akan datang sebentar lagi."Ucap Caster.
Sementara itu di helikopter RAF.
"Merlin keluarkan senapan mesinnya."Perintah Morgan.
Merlin mengeluarkan senapan mesin.
"Sudah Morgan."Ucap Merlin.
"Persiapan Merlin kita akan sampai."Ucap Nitocris.
"Ok saatnya Merlin"
Tiiiiiiiiiinnn!Brrrrrrrrr!
"Berlindung itu senapan mesin."Teriak salah satu prajurit.
Merlin membabat habis prajurit Black Government dan prajurit tersebut tewas.
"Dari mana kau dapat helikopter itu?"tanya Theo.
"Ceritanya panjang,cepat masuk ke dalam mobil."Perintah Morgan.
"Tunggu sebentar di mana mobilku?"tanya Theo.
"Mobilmu sudahku evakuasi di rumahnya Erika."Ucap Nitocris.
Theo langsung masuk ke dalam mobil dan berjalan menuju ke rumahnya Erika.
"Ok kita harus bersihkan jalanan menuju ke rumahnya Erika."Perintah Morgan.
"Baiklah."Jawab Merlin.
Merlin menembaki penghalang yang akan menghalangi jalannya Theo.Dipertengahan mereka melihat mobil yang membawa RPG yang ingin menembak jatuh helikopter tersebut.Theo bergegas menabrakkan mobilnya menuju mobil yang bersenjatakan RPG.Braaakkkk! Mobil Theo menabrak bagian belakang mobil yang membawa RPG sehingga mobil tersebut hilang kendali dan prajurit yang membawa RPG tidak sengaja menarik pelatuk sehingga roket meluncur begitu saja.
"Hati-hati roket."Teriak Merlin.
Nitocris langsung berbelok tajam mengarah ke kanan sehingga Merlin hampir saja terjatuh dari helikopter dengan sigap Merlin menangkap pinggiran helikopter dan Morgan menolongnya.
"Terima kasih Morgan."Ucap Merlin.
"Sama-sama."Jawab Morgan.
Theo langsung menabrakkan mobil ke mobil yang membawa peluncur roket yang kedua kalinya Braaakkk! Suara benturan kedua kali yang diarahkan mobil tersebut sehingga mobil tersebut menabrak pembatas jalan dan terguling.
"Kita sudah sampai teman-teman."Ucap Theo.
"Baiklah aku akan daratkan helikopter ini ke halaman belakang rumahnya Erika."Jawab Nitocris.
"Kerja bagus kawan"
Theo langsung keluar dari mobil dan segera masuk ke dalam rumahnya Erika.
Bersambung
Comments
Post a Comment