First Mission:The Ninja
Akhirnya Theo menangkap penjahat tersebut dan mereka kembali ke Jakarta sementara ketua Black Government datang ke Jakarta dengan membawa pasukan terbaiknya.
Jam 17:00 Jakarta Selatan.
"Akhirnya kita sudah menangkap para bajingan tersebut."Ucap Merlin.
"Kau tau Merlin kita kedatangan tamu yang tak diundang."Ucap Theo.
"Siapa itu?"Tanya Morgan.
"Takeshi Tojo."Jawab Theo.
"Dia adalah wakil ketua Black Government."
"Kemungkinan besar kita akan diserang habis-habisan gegara kita menangkap Danial Setiawan."Ucap Nitocris.
"Tepat sekali."Jawab Theo.
"Kita harus bagaimana?"Tanya Morgan.
Pada saat perbincangan berlangsung tiba-tiba satu shuriken hampir mengenai Nitocris.Theo melihat ke arah shuriken dan ia langsung memerintahkan teman-temannya untuk berlindung.
"Semuanya berlindung."Kata Theo.
Semua teman-teman Theo berlindung.Theo mengucapkan mantra"Shockwave"akan tetapi sihir tersebut tidak bereaksi begitu pula sihir yang dilontarkan teman-temannya tidak bereaksi pula.
"Sial,pasukan tersebut memblockir sihirku."Ucap Merlin.
"T bagaimana ini?"Tanya Morgan.
"Rencana B."Jawab Theo.
"Ambil senjata yang ada dibawah sofa."Perintah Theo.
"P90 bukannya kau menyimpan M4A1 Theo."Heran Nitocris.
"Sudahlah,saatnya tembakan balasan."Perintah Morgan.
Cklak!Jrrrrrrrrrrr
Theo dan teman-temannya keluar dari rumah tersebut dan menghampiri mobil yang terpakir di luar tetapi mobil itu diledakkan oleh pasukan tersebut.Alhasil Theo dan kawan-kawannya menggunakan langkah seribu.Theo berusaha menembaki pasukan tersebut yang tak lain adalah pasukan Ninja.
Jrrrrrrr!"Mampus loe."Ucap Nitocris mengenai musuhnya.
"Kita harus bajak mobil seseorang."Perintah Theo.
Tak lama kemudian ada salah satu mobil lewat dan mereka menyuruh pengemudi keluar dari kendaraan"Keluar kamu!"Bentak Merlin.Alhasil mereka mendapatkan mobil dari hasil bajakan dan pergi dari tempat itu.
"Syukurlah kita berhasil melarikan diri dari pasukan ninja tersebut."Ucap Theo.
"Ya BTW kita akan kemana?"Tanya Morgan.
"Entahlah yang terpenting kita harus keluar dari kota ini."Jawab Theo.
Pada saat perbincangan tersebut tiba-tiba ada helikopter RAF yang menyerang mobil yang ditumpangi Theo dan kawan-kawanya.
"Kau tau Merlin kita kedatangan tamu yang tak diundang."Ucap Theo.
"Siapa itu?"Tanya Morgan.
"Takeshi Tojo."Jawab Theo.
"Dia adalah wakil ketua Black Government."
"Kemungkinan besar kita akan diserang habis-habisan gegara kita menangkap Danial Setiawan."Ucap Nitocris.
"Tepat sekali."Jawab Theo.
"Kita harus bagaimana?"Tanya Morgan.
Pada saat perbincangan berlangsung tiba-tiba satu shuriken hampir mengenai Nitocris.Theo melihat ke arah shuriken dan ia langsung memerintahkan teman-temannya untuk berlindung.
"Semuanya berlindung."Kata Theo.
Semua teman-teman Theo berlindung.Theo mengucapkan mantra"Shockwave"akan tetapi sihir tersebut tidak bereaksi begitu pula sihir yang dilontarkan teman-temannya tidak bereaksi pula.
"Sial,pasukan tersebut memblockir sihirku."Ucap Merlin.
"T bagaimana ini?"Tanya Morgan.
"Rencana B."Jawab Theo.
"Ambil senjata yang ada dibawah sofa."Perintah Theo.
"P90 bukannya kau menyimpan M4A1 Theo."Heran Nitocris.
"Sudahlah,saatnya tembakan balasan."Perintah Morgan.
Cklak!Jrrrrrrrrrrr
Theo dan teman-temannya keluar dari rumah tersebut dan menghampiri mobil yang terpakir di luar tetapi mobil itu diledakkan oleh pasukan tersebut.Alhasil Theo dan kawan-kawannya menggunakan langkah seribu.Theo berusaha menembaki pasukan tersebut yang tak lain adalah pasukan Ninja.
Jrrrrrrr!"Mampus loe."Ucap Nitocris mengenai musuhnya.
"Kita harus bajak mobil seseorang."Perintah Theo.
Tak lama kemudian ada salah satu mobil lewat dan mereka menyuruh pengemudi keluar dari kendaraan"Keluar kamu!"Bentak Merlin.Alhasil mereka mendapatkan mobil dari hasil bajakan dan pergi dari tempat itu.
"Syukurlah kita berhasil melarikan diri dari pasukan ninja tersebut."Ucap Theo.
"Ya BTW kita akan kemana?"Tanya Morgan.
"Entahlah yang terpenting kita harus keluar dari kota ini."Jawab Theo.
Pada saat perbincangan tersebut tiba-tiba ada helikopter RAF yang menyerang mobil yang ditumpangi Theo dan kawan-kawanya.
Tiiiin!Brrrrrrrrrrrr!
"Sial sejak kapan helikopter RAF menyerang kita pasahal kita ini juga prajurut RAF."Gumam Nitocris.
"Itu bukan helikopter RAF melainkan helikopter curian."Ucap Theo.
"Mampus dah itu helikopter yang aku parkir di belakang rumah."Ucap Merlin.
"Kenapa tidak kepikiran naik helikopter."Ucap Morgan.
"Pada saat itu halaman belakang sudah terkepung."Tambah Merlin.
"Woi kenapa kalian ngobrol tembaki helikopter itu!"Perintah Theo.
"Tapi itukan pinjaman Theo."Ucap Nitocris.
"Sudahlah kita bisa beli lagi."Ucap Theo.
"Sudahlah saatnya untuk menjatuhkan helikopter sialan tersebut!"Perintah Theo.
"Itu bukan helikopter RAF melainkan helikopter curian."Ucap Theo.
"Mampus dah itu helikopter yang aku parkir di belakang rumah."Ucap Merlin.
"Kenapa tidak kepikiran naik helikopter."Ucap Morgan.
"Pada saat itu halaman belakang sudah terkepung."Tambah Merlin.
"Woi kenapa kalian ngobrol tembaki helikopter itu!"Perintah Theo.
"Tapi itukan pinjaman Theo."Ucap Nitocris.
"Sudahlah kita bisa beli lagi."Ucap Theo.
"Sudahlah saatnya untuk menjatuhkan helikopter sialan tersebut!"Perintah Theo.
Cklik!jrrrrrrrrr! Suara tembakan beruntun mengarah ke helikopter tersebut.
Tiiiiiin!Brrrrrrrrrrr! Suara tembakan balasan mengenai mobil tersebut sehingga mesin mobil mengeluarkan api dari dalam mesin.
"Brengsek keluar dari mobil sekarang juga!"perintah Theo.
Theo keluar dari mobil begitu pula teman-temannya,Theo dan kawan-kawannya memasuki daerah padat penduduk untuk menghindari kejaran dari helikopter tersebut tapi pada akhirnya dia di temukan oleh helikopter itu.
"Kita menemukannya,mereka mengarah ke barat daya kebon jeruk."Kata helikopter.Alhasil para ninja menuju ke daerah yang ditunjukkan oleh pilot helikopter tersebut.
"Dasar sialan,kita ketahuan."Ucap Morgan.
"Team open fire!"Perintah Theo.
Cklik!Jrrrrrrrrrt! Suara tembakan tersebut membuat ingin tahu warga yang ada di dalam warga sehingga keluar dari rumahnya.
"Ada apa itu?"Tanya salah satu warga.
"Semuanya masuk kedalam rumah masing-masing!"Teriak Theo.
Para warga masuk kedalam rumah dan mengunci rumahnya.
"Brengsek keluar dari mobil sekarang juga!"perintah Theo.
Theo keluar dari mobil begitu pula teman-temannya,Theo dan kawan-kawannya memasuki daerah padat penduduk untuk menghindari kejaran dari helikopter tersebut tapi pada akhirnya dia di temukan oleh helikopter itu.
"Kita menemukannya,mereka mengarah ke barat daya kebon jeruk."Kata helikopter.Alhasil para ninja menuju ke daerah yang ditunjukkan oleh pilot helikopter tersebut.
"Dasar sialan,kita ketahuan."Ucap Morgan.
"Team open fire!"Perintah Theo.
Cklik!Jrrrrrrrrrt! Suara tembakan tersebut membuat ingin tahu warga yang ada di dalam warga sehingga keluar dari rumahnya.
"Ada apa itu?"Tanya salah satu warga.
"Semuanya masuk kedalam rumah masing-masing!"Teriak Theo.
Para warga masuk kedalam rumah dan mengunci rumahnya.
"Sial polisi datang."kata prajurit.Sontak para pasukan bayaran melarikan diri sementara Theo dan kawan-kawannya kebingungan karena tidak ada jalan keluar selain menyerah.
"Polisi turunkan senjata kalian dan menyerahlah!"Bentak polisi.
"RAF(Royal Army Fejite)."Jawab Merlin.
"Itu memang betul RAF."Ucap salah satu polisi.
"Apa ada yang terluka pak?"Tanya polisi.
"Tidak ada."Jawab Theo.
"Baiklah,ikut aku."Perintah salah satu polisi.
2 jam kemudian.
Theo dan kawan-kawannya diperiksa lebih lanjut dan menjelaskan tentang kepemilikan senjata dan pasukan tersebut tapi yang ada polisi tidak percaya dengan perkataan Theo dan alhasil mereka harus membayar denda sebesar 12 juta.
"Sial kita harus membayar denda yang sangat mahal."Gumam Morgan.
"Sudahlah yang terpenting kita tidak dipenjara."Ucap Theo.
"Tapi senjata kita bagaimana?"Tanya Nitocris.
"Kita bisa beli lagi kan."Jawab Theo.
"Nah masalah terbesar kita adalah bagaimana kita membunuh atau menangkap Takeshi Tojo?"Tanya Theo.
"Entahlah."Jawab Morgan dan yang lainnya.
"Sudahlah,kita pikirkan dirumahnya Erika kita sudah ditunggu di depan tuh."Ucap Nitocris.
Para servant pun berjalan menuju ke mobil yang diparkir oleh Erika dan menceritakan kepada Erika.
Bersambung.
Comments
Post a Comment